You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260407 WA0090
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Puskesmas Cilandak Adakan Observasi Kerja Penyandang Down Syndrome

Puskesmas Kecamatan Cilandak bekerja sama dengan POTADS menyelenggarakan kegiatan observasi lapangan bagi penyandang Down Syndrome. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati World Down Syndrome Day.

"Awalnya mereka mengajukan permohonan magang"

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilandak, Sunersi Handayani mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak tiga peserta berusia 18 hingga 20 tahun yang sebelumnya mengajukan permohonan untuk mengikuti program magang.

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

"Awalnya mereka mengajukan permohonan magang, tetapi karena keterbatasan kapasitas serta belum adanya mekanisme baku, kegiatan ini kami ubah menjadi observasi pelayanan," ujarnya, Selasa (7/4).

Sunersi menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para peserta diajak mengamati berbagai layanan di Puskesmas, seperti administrasi dan pendaftaran, dengan pendampingan dari staf. 

"Kegiatan ini bertujuan mengenalkan dunia kerja sekaligus menggali potensi peserta. Mereka melakukan observasi dengan pendampingan agar mampu menampilkan potensi terbaik dalam melaksanakan tugas pelayanan," terangnya.

Menurutnya, sebelum kegiatan dimulai, para peserta menjalani asesmen awal untuk mengetahui tingkat kemandirian dan kemampuan komunikasi. 

"Hasil asesmen ini menjadi dasar dalam menentukan metode pendampingan yang tepat," terangnya.

Sunersi memaparkan, tantangan utama dalam kegiatan ini terletak pada aspek komunikasi, sehingga diperlukan empati dan kesabaran dari para pendamping. Selain itu, daya tahan fisik dan kemampuan menyerap informasi juga menjadi perhatian.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan. Ke depan, kegiatan serupa berpotensi dilakukan secara berkala dengan sistem rotasi peserta.

"Kami akan melakukan evaluasi terlebih dahulu. Namun, secara umum kegiatan berjalan lancar dan peserta menunjukkan sikap kooperatif," imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat membantu mengurangi stigma negatif di masyarakat serta membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi produktif apabila diberikan kesempatan dan dukungan yang memadai.

"Kami ingin menghadirkan puskesmas sebagai ruang yang ramah dan terbuka bagi semua. Setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta kegiatan, Desvita Annisa mengaku senang dapat mengikuti observasi pelayanan tersebut karena memiliki ketertarikannya untuk berkarier di bidang kesehatan.

"Saya ingin menjadi perawat agar bisa membantu anak-anak dan ibu hamil," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye30189 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2778 personTiyo Surya Sakti
  3. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2392 personDessy Suciati
  4. Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

    access_time08-04-2026 remove_red_eye1469 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1278 personFakhrizal Fakhri